Kesehatan dan Kedokteran

Sinar Surya tetap Lebih Berbahaya daripada Tabir Surya

Saat ini, tabir surya (sunscreen) merupakan benda yang tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas di bawah matahari. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan sunscreen menunjukkan hal yang menggembirakan sebab telah banyak terbukti bahwa radiasi sinar matahari yang langsung dan terus menerus dapat berefek buruk pada kesehatan, utamanya kesehatan kulit. Radiasi sinar ultraviolet merupakan etiologi utama dari perkembangan kanker kulit. Radiasi ini menyebabkan kerusakan DNA dan mutasi genetik yang pada akhirnya menjadi sebuah keganasan. Proteksi diri dengan menggunakan sunscreen merupakan cara yang murah dan efektif dalam mencegah kanker kulit.

Di dalam sunscreen, terdapat kandungan zink oksida (ZnO) yang berfungsi untuk memantulkan, membiaskan, dan menyerap sinar UV A dan UV B. Senyawa yang berbentuk nanopartikel ini sangat umum digunakan untuk produk sunscreen, namun saat ini perhatian terhadap keamanan bentuk ini semakin meningkat sejak adanya penemuan yang menyebutkan adanya efek toksik pada sel setelah pemberian nanopartikel ZnO pada kultur sel kulit manusia. Temuan ini tentu sungguh mengejutkan, mengingat sunscreen merupakan produk yang digunakan sehari-hari dan pemakaiannya berulang. Temuan lain yang tidak menjurus pada kulit juga menyebutkan bahwa ditemukannya ion Zn di dalam darah dan urin pada peserta yang menggunakan sunscreen dengan nanopartikel ZnO secara berulang. Adanya pernyataan bahwa sifat nanopartikel ini mudah mempenetrasi kulit semakin meresahkan masyarakat.

Yousuf, dkk. melakukan penelitian tentang efek nanopartikel ZnO langsung pada kulit manusia pertama kali. Penelitian yang menggunakan instrumen canggih berupa multiphoton tomography tertuang dalam jurnal Investigative Dermatology. Penelitian ini menilai kedalaman penetrasi nanopartikel ZnO pada kulit epidermis yang hidup (viable). Penilaian dilakukan pada kulit yang dikondisikan seperti penggunaan sunscreen pada umumnya yang dipakai berulang setiap beberapa jam dan setiap hari. Pada riset ini, analisis dilakukan setelah pemakaian sunscreen setiap jam selama 6 jam setiap hari selama 5 hari.

Gambaran penetrasi nanopartikel ZnO pada setiap lapisan kulit setelah aplikasi setiap hari selama lima hari

Gambaran penetrasi nanopartikel ZnO pada seluruh lapisan kulit setelah pemakaian setiap jam selama enam jam

Hasilnya menggembirakan. Pada gambar di atas dapat kita lihat bersama, tidak ditemukan sinyal penetrasi nanopartikel ZnO pada berbagai kedalaman lapisan epidermis yang hidup. Tidak ditemukan pula adanya perubahan bentuk sel kulit yang masih hidup maupun tanda-tanda kerusakan sel. Nanopartikel ini hanya terlokalisasi pada stratum korneum (lapisan kulit terluar yang utamanya terdiridari sel kulit mati). Selain itu, dari segi konsentrasi senyawa yang terdeteksi, jumlah senyawa ZnO yang ditemukan pada lapisan epidermis hidup hanyalah 0.1% dari total konsentrasi ZnO yang ada pada sunscreen. Jumlah ini tidak signifikan untuk menyebabkan penetrasi yang kuat pada kulit epidermis hidup.

Penelitian ini tentu menjadi dasar yang tepat untuk tetap menggunakan sunscreen sebagai salah satu pelindung radiasi ultra violet. Meskipun, sunscreen juga memiliki kandungan bahan kimia, namun radiasi UV tetap lebih berbahaya. Hal lain yang dapat dilakukan adalah mencegah kontak langsung dengan sinar matahari pada siang hari atau menggunakan topi, payung atau kain untuk menghindari paparan sinar UV.

Sumber: YH Mohammed et al., Support for the Safe Use of Zinc Oxide Nanoparticle Sunscreens: Lack of Skin Penetration or Cellular Toxicity after Repeated Application in Volunteers. Journal of Investigative Dermatology (2018)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s