Kesehatan dan Kedokteran

Tidur Diayun Dapat Meningkatkan Memori dan Kualitas Tidur

Setiap orang tua yang pernah menidurkan anaknya pada hammock atau keranjang bayi sambil mengayunkannya tentu akan merasakan bahwa hal ini memudahkan anak tertidur. Namun, rupanya kebiasaan ini tidak hanya meringankan tugas dalam mengurus anak; dua buah studi yang dilaporkan dalam jurnal Current Biology secara lugas menunjukkan bahwa tidur diayun tidak hanya membuat tidur menjadi lebih baik namun juga dapat memacu pembentukan memori saat tidur.

Studi pertama dilakukan oleh Bayer, dkk. pada 18 orang dewasa muda sehat yang diobservasi selama 30 hari. Seluruh peserta akan menjalani perlakuan yang sama. Pada minggu pertama, peserta dibuat terbiasa dengan lokasi tidur baru mereka, pada beberapa hari selanjutnya peserta mulai dievaluasi tidurnya pada ranjang yang stabil, dan pada beberapa hari selanjutnya, dengan adaptasi 4 hari di ranjang berayun, mereka dievaluasi tidurnya pada ranjang berayun. Pemantauan tidur dilakukan dengan monitoring hasil elektroensepalogram, elektrookulogram, dan elektromiogram. Hasilnya, kelompok dengan tidur diauyn, tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak (dibuktikan dengan lebih lamanya periode NREM, periode tidur lebih lama dan sedikit terbangun tengah malam).

Selain itu, peneliti juga menilai pengaruh ayunan dengan pembentukan memori melalui studi kata berpasangan. Peneliti memberikan pasangan kata pada peserta pada sore hari dan mengujinya, lalu esok paginya diujikan lagi dengan metode yang sama. Hasil riset juga menunjukkan bahwa peserta dengan tidur diayun memiliki kemampuan mengingat kata berpasangan lebih baik.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ayunan mampu mempengaruhi osilasi otak saat tidur. Gerakan mengayun menyebabkan pergerakan osilasi yang spesifik dari NREM, sehingga mampu mengharmonisasi aktivitas neuron pada jaringan kortiko-thalamus otak. Jaringan ini berperan penting untuk tidur dan konsolidasi memori.


Pada gambar bagian A, jelas ditunjukkan bahwa peserta saat tidur pada ranjang berayun tertidur lebih cepat dan terbangun untuk fase REM lebih lama. Sementara pada bagian B, terlihat pada hari ketiga terjadi perbedaan yang signifikan pada total periode tidur peserta; peserta saat tidur diayun dapat tidur lebih lama. Kemudian, untuk bagian C, tampak bahwa peserta terbangun lebih sebentar saat tidur berayun.

Studi kedua dilakukan oleh Konstantinos, dkk. pada tikus. Riset ini dilakukan untuk membuktikan bahwa ayunan saat tidur memiliki efek yang sama dengan spesies lain. Tentunya studi ini tidak dilakukan di tempat tidur yang bisa diayun, namun pada kandang yang dirancang khusus agar bisa diayun. Meskipun frekuensi ayunan yang paling optimal pada tikus adalah empat kali lebih cepat dari manusia, namun hasil yang diperoleh sama! Tikus lebih cepat tertidur dan dalam waktu yang lebih lama.

Hal yang menarik dari penelitian terhadap tikus ini adalah bukti adanya hubungan antara ayunan saat tidur dengan stimulasi ritmik pada sistem vestibular; sebuah sistem sensoris yang berada pada telinga yang berkontribusi terhadap keseimbangan dan orientasi spasial. Hubungan ini dibuktikan dengan tikus yang mengalami gangguan fungsi pada telinga, tidak dapat merasakan manfaat dari ayunan saat tidur.

Kedua studi ini memberikan pandangan baru untuk perkembangan terapi insomnia dan gangguan mood, juga pada orang tua yang sering kali mengalami gangguan tidur dan memori. Tentunya, hasil penelitian ini masih perlu dieksplorasi dengan lebih presisi untuk dijadikan protokol manajemen insomnia, namun tidak ada salahnya mencoba beristirahat di hammock demi mendapatkan suasana dan kepuasan baru saat tidur.

Sumber:

  1. Perrault et al. Whole-Night Continuous Rocking Entrains Spontaneous Neural Oscillations with Benefits for Sleep and Memory. Current Biology, 2019, 29: 1-10
  2. Kompotis et al. Rocking Promotes Sleep in Mice through Rhythmic Stimulation of the Vestibular System. Current Biology, 2019
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s